Kadang aku merasa sangat tidak beruntung dalam kehidupan cinta, setiap kali aku jatuh cinta aku merasa aku telah jatuh cinta pada orang yang tidak tepat atau bahkan mungkin orang yang salah. Aku tidak tau perasaan apa ini mengapa aku bisa merasa sampai seperti ini, aku tidak tau apakah ini karena aku sedang merasa sedih atau memang karena aku benar-benar jatuh cinta pada orang yang salah.
Sering rasanya aku selalu mendapati akhir cerita cintaku yang harus berujung pada sakit hingga membuatku trauma untuk jatuh cinta lagi. Aku tidak tau apakah ini cara Tuhan untuk menjarkan aku kuat atau munkin ini adalah cara tuhan menuntunku pada cinta yang sesungguhnya. Aku tidak tahu jika kudapati akhir cintaku yang menyedihkan aku mulai banyak mengeluk pada Tuhan dan mulai banyak protes.
1. Kadang Aku Sampai Merasa Iri Pada Banyak Orang
Seringnya rasa sakit karena cinta yang datang setiap aku mulai jatuh cinta lagi membuat aku selalu merasa iri pada banyak orang-orang disekelilingku bahkan pada mereka yang tak kukenal dan tak pernah kuatau sebelumnya akupun merasa iri. Karena mereka tampak sangat bahagia bersama cinta yang mereka jalani.
2. Padahal Aku Tak Minta Banyak
Mungkin ini adalah bentuk keluhan dan mungkin bentuk 'protes' ku pada Tuhan karena setiap aku memuli hubungan yang baru, hubunganku selalu berakhir dengan perpisahan. Padahal aku tidak minta banyak aku hanya meminta Tuhan mengijinkanku memiliki dia sampai seumur hidupnya. Padahal aku hanya berharap bisa jatuh cinta pada satu hati untuk selama-lama. Benar-benar sakit rasanya bila harus berulang kali putus cinta.
3. Aku Merasa Hanya Aku yang Tidak Bahagia
Bahkan sesekali dalam lamunan ini aku berfikir hanya akulah yang tidak bahagia diantara banyak orang yang pernah aku lihat di dunia ini. Aku merasa benar-bnar tidak beruntung dan merasa hanya sedikit diberi kebahagian. Aku sadar ini hanya perasaanku dan aku dengan percayadirinya ingin mengatakan hal ini aku rasakan karena saking seringnya aku merasa sedih.
4. Aku Mulai Membandingan Diriku Dengan Orang Lain
Merasa sedih dan tidak beruntung dalam percintaan membuat diriku mulai membanding-bandingkan diriku sendiri dengan oraang lain. Aku mulai mencari-cari pembenaran untuk diriku sendiri agar aku bisa menyalahkan Tuhan. Aku mulai menjadikan banyak orang sebagai cermin untuk mengaca agar aku bisa percaya diri mengatakan aku pantas mendapatkan kebahagian dari orang lain. Aku tau kali ini aku benar-benar salah besar tapi tetap kupaksakan.
5. Mulai Menyalahkan Diri Atas Ketidak Bahagian yang Selalu Dirasakan
Selalu saja ketidak beruntungan cinta ini membuatku terus menyalahkan diri ini. Aku terus menghujani diriku sendiri dengan pertanyaan-pertanyaan yang menyudutkan diriku sendiri. Aku tidak tau apa maksudku terus-terusan menyalahkan diriku sendiri padahal aku tau bukanlah aku satu-satunya orang yang membuat hubungan ini berakhir. Aku putus cinta bukan karena kesalahanku aku tau ada campur tangan Tuhan tapi tetap saja aku menyudutkan diriku sendiri seolah aku sedang mencari pembenaran untuk diriku sendiri.
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah