Kamu boleh saja menyakiti siapapun yang kamu anggap lemah dan bisa kamu jadikan mangsamu termasuk diriku, kamu boleh mengobankanku beserta seluruh perasaanku untuk mendapatkan semua yang akan membahagiakanmu.
Tapi ingatlah seberengsek apapun dirimu, sejahat apapun dirimu kamu tidak boleh terlalu berlebihan dalam menyakiti pasanganmu, walau bagaimana pun sekalipun kamu tidak mencintainya dia adalah seseorang yang selalu berusaha ingin membahagiakanmu.
Ada batasnya dimana kamu harus menyakiti seseorang tidak perlu sampai sebegitunya agar kamu tidak menjadi orang jahat ataupun psikopat. Kamu boleh mengambil seberapa banyak yang kamu inginkan tapi ada satu hal yang tidak boleh kamu ambil.
Harus Ada Batasannya Mempermainkan Seseorang, Setidaknya Jangan Sampai Membuatnya Terlihat Rendahan Dimata Orang Lain
Kamu boleh mempermainkan hati seseorang sesukamu karena memang tidak ada larangan tertulis yang mengatakan tidak boleh menyakiti seseorang. Tapi ada batasan dimana kamu harus berhenti menyakitinya dan siapa yang harus kamu sakiti. Kamu tidak boleh membut seseorang yang kamu permainkan terlihat rendahan dimata orang lain bahkan dihadapan sesamanya.
Kamu Boleh Meminta Hatinya, Uangnya Dan Semua Miliknya Tapi Tidak Dengan Kehormatannya Sebagai Seorang Wanita
Semua yang ada padanya boleh kamu minta, uangnya, hatinya dan semua yang bisa ia beli. Tapi jangan pernah sekali-sekali kamu merenggut kehormatannya. Itu sama saja kamu membunuhnya secara perlahan-lahan. Bagi seorang wanita kehormatannya itu adalah segalanya untuk masa depannya. Jangan menjadi lintah setelah menghisap lalu pergi menghilang diam-diam. Bekasmu itu tidak pernah bisa ditutupinya.
Sadarilah Kelakuan Kejam Mu Itu Bisa Berdampak Berkepanjangan Bagi Orang Yang Kamu Sakiti
Ketika kamua mendapatkan nasehat harus ada batasannya untuk menyakiti orang lain, itu karena akan ada dampak besar atau mungkin lebih membahayakan bagi mereka yang kamu sakiti setelah kepergianmu.
Mulai dari yang paling biasa yakni susah melupakanmu hingga berdampak keputusan yang mendorong mereka untuk mengakhiri hidup mereka (bunuh diri). Dampak yang akan ditimbulkan itu bergantung pada seberapa besar sakit yang kamu timbuilkan dan seberapa banyak yang telah kamu ambil.
Ingat Bukan Hanya Dia Yang Tersakiti, Secara Bersamaan Kamu Telah Menyakiti Keluarganya
Ketika dampak negatif yang terjadi bukan tidak mungkin jika yang kamu sakiti hanya dia saja. Ada keluarga seseorang yang juga turut kamu sakiti, meski mereka tidak tahu. Tidakkah jika memang harus menyakiti cukuplah menyakiti hatinya tidak perlu keluarganya pula. Walau bagaimanapun bukankah kamu juga punya keluarga yang akan ikut merasa sedih saat kamu sakit?
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah
