Cintaku Tidak Senyaring Klakson ‘Telolet’. Tapi Percayalah, Hanya Aku yang Punya Cinta Sebesar Ini Padamu

Loading...




Cintaku memang tidak senyaring bunyi klakson telolet, yang bisa membuat semua orang disekitarnya mengerti kalau ada bis mau lewat.

Tapi percayalah walau tak senyaring kalakson telolet yang dapat kedengaran dari kejauahan, cintaku lebih besar melebihi bunyi klakson telolet. Dan tidak perlu aku teriakkan padamu untuk membuktikannya.

Cintaku Tidak Senyaring Telolet Yang Ketika Dibunyikan Bisa Menjadi Tanda Bahwa Ada Bis Mau Lewat

Cintaku tidak senyaring bunyi kalakson telolet yang bisa membuat semua orang memberikan jalan terlebih dahulu ketika dibunyikan. Dan menjadi tanda baha ada bis mau mendahului pengguna jalan yang lainnya. Atau menjadi tanda bahwa kau sudah menjadi milikku.

Aku Membayangkan Akan Enak Rasanya Bila Cintaku Senyaring Bunyi Klakson Telolet, Tapi Sepertinya Cinta Dalam Diam Lebih Baik

Sempat aku berpikir dan membayangkan akan enak rasanya kalai cintaku bisa senyaring bunyi klakson telolet. Yang bisa aku bunyikan jika ada yang mendekat, yang bisa aku bunyikan intuk membuat orang lain menjauh darimu. Tapi ku pikir lebih indah mencintai dalam diam dibandingkan harus diumbar-umbar kesemua orang.

Cintaku Tidak Bisa Senyaring Kalakson Telolet Karena Cintaku Tulus Dari Hati Bukan Pasangan Seperti Kalkson Telolet

Sampai kapanpun cintaku tidak akan pernah bisa senyaring klakson telolet, sebab cintaku padamu tulus dari dalam hati, tercipta karena ketulusan dan tidak bisa dibuang seperti kelakson telolet. Cintaku juga tidak seperti klakson yang dibuat oleh manusia dan sengaja dipasang oleh para sopir untuk memikat penumpangnya atau memudahkan mereka ketika memperingati pengguna jalan yang ugal-ugalan.

Tapi Percayalah Walau Tak Senyaring Kalakson Telolet Cintaku Sangat Besar Padamu

Walau tidak senyaring klakson telolet dan tidak bisa dibuat senyaring kalakson telolet kau harus percaya bahwa cintaku lebih besar dari itu. Aku tidak mau cintaku diukur atau dosamakan seperti klakson telolet, seandainya memang harus diumpamakan tentu saja tidak akan ada ukuran yang bisa mengukur besarnya cintaku.

Cintaku Tidak Seperti Telolet Yang Ada Masa, Hanya Heboh Sementara Setelah Itu Dilupakan

Percayalah bahwa cintaku tak akan seperti telolet yang ada masanya, heboh sementara saja lalu akan ditinggalkan dan dilupakan begitu semua orang sudah bosan. Tentu daja aku tidak mau mencintqimu seperti itu.

Aku sudah senang dan bisa membukyikan cintaku meski tanpa harus mengatakan "Om Telolet Om". Cukup ku katakan padamu "sayang halalin aku sayang" biar aku bisa membuktikan dan kamu bisa merasakan kalau cintaku memang sanngatlah besar untukmu.






Share this:

  • Click to share on Twitter (Opens in new window)
  • Click to share on Facebook (Opens in new window)
  • Click to share on Google+ (Opens in new window)

Related

sumber : duapah

Komentar Facebook
Loading...
Loading...
loading...