Soal jodoh siapa yang tahu, karena jodoh memang menjadi rahasia Tuhan seorang. Seseorang yang kamu pacari dan kamu nikahi saat ini juga belum tentu menjadi jodohmu. Begitu juga sebaliknya, seseorang yang kamu hindari dan kamu tolak juga belum tentu bukan jodohmu.
Kita boleh-boleh saja yakin bahwa jodoh memang di tangan Tuhan dan kita harus menjempunya. Tapi masalahnya ketika kita sudah berusaha menjemputnya lalu dikenalin sama emak tapi emak malah gak nyetujuin, masih mau yakin kalau jodoh itu di tangan Tuhan?
Jodoh Memang Tuhan Yang Menentukan Tapi Kalau Emak Gak Setuju Ya Gak Bakalan Nikah-Nikah
Benar kalau Tuhan yang menentukan dengan siapa kita akan berjodoh, tapi persetujuan emak juga gak kalah benar. Kalau sudah bilang tidak setuju tetep saja gak jadi nikah-nikah.
Sudah susah-susah mencari dan menjemputnya pas dikenalin sama emak malah tidak disetujuin, nyesek banget pengen bilang jodoh bukan ditangan Tuhan tapi ditanga emak.
Tuhan Tidak Bisa Bilang Tidak Setuju Tapi Emak Sangat Bisa Bilang Tidak Setuju Dan Tidak Merestui
Tuhan gak bisa memberitahukan kalau seseorang yang kita kenalin ke emak itu adalah jodoh kita apa bukan. Tapi kalau emak sudah bilang tidak setuju dan tidak merestui kelihatan banget kalau kamu gak bakalan bisa berjodoh sama dia, gak bisa nikah sama dia.
Jodoh Itu Masalah Kesepakatan, Ia Kesepakatan Antara Emak Sama Bapak Dan Keluarganya Calon Bini
Jodoh itu rahasia katanya, tepi seperti aku tidak setuju dengan hal itu. Karena jodoh tidak dirahasiakan melainkan kesepakatan emak sama bapak mau melamar ke keluarganya sidia atau tidak.
Kalau emak sama bapak gak mau melakukan kesepakatan mau cinta matipun tetep gak nikah, kalau gak nikah ya jelas banget kalau gak jodoh.
Akhirya Kalau Emak Setuju Jodoh Jadi Pindah Tangan, Ada Di Tangan Kita Sendiri. Karena Yang Ijab Kabul Kita Sendiri
Kalau emak setuju dan udah melakukan kesepakatan dengan keluarga pilihan yang ditentukannya, jodohpun pindah tangan jadi ditangan manusia, di tangan kita sendiri, karena kitalah yang akan melakukan ijab kabul. Ketika sudah melakukan ijab kabul pernikahanpun menjaadi sah, cinta gak cinta tetep bakalan hidup sama yang kita nikahi.
Kalau Sudah Sah Bakalan Kelihatan Kalau Jodoh Itu Emak Yang Memilih, Tuahan Hanya Merestuinya
Kelihatan bangat bukan bahwa jodoh itu ada di tangan emak dan Tuhan hanya memberi restu. Emak tidak setuju gak bakalan nikah-nikah, kalau Tuhan masih bisa 'dikompromi' tapi emak gak bisa, kalau emak bilang tidak pokoknya gak bisa berubah iya.
Restu Orang Tua Menjadi Penentu Bahagia Atau Tidaknya Kita Kelak Bersama Pasanganki, Tidak Cintapun Terpaksa Nurut
Katanya doa emak akan lebih didengarkan oleh Tuhan, karena sebab itu dari pada di doakan tidak hidup bahagia selama-lamanya terpaksa menuruti kata emak. Kalau tidak nurut nanti disebut anak durhaka, akhirnya cintaku terhalang ditangan emak.
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah