Kadang Mencintai Dalam Diam Itu Lebih Indah, Daripada Diungkapkan dan Akhirnya Saling Menyakiti

Loading...




Banyak hal yang menunjukkan bagaimana cinta itu harus dijalani. Tidak melulu dengan memberikan hadiah atau mengungkapkan lewat kata-kata. Bahkan, hanya dengan diam saja, asalkan cinta itu benar-benar tulus, akan membuat orang yang kita cintai menjadi bahagia. Karena saat kita menjalin hubungan "pacaran" bukannya membahagiakan, tapi malah menyakiti perasaan orang yang kita sayangi. Mungkin karena ego kita yang berlebihan, sikap posesif dan bisa jadi rasa jenuh yang bisa timbul sewaktu-waktu. Sehingga ada saat dimana kita memilih untuk mencintainya dalam diam, agar bisa membuatnya tersenyum dan melupakan kesedihannya.

Cinta Itu Tulus, Bukan Meminta Balasan

Tanyakan pada diri kamu sendiri, ketika kamu mencintainya, apakah kamu selalu mengharapkan dia melakukan hal yang sama pula kepadamu? Kamu selalu setia membantunya. Dan kamu rasa itu hak kamu untuk mendapatkan juga kesetiaannya. Jika memang itu yang kamu harapkan, maka perasaan yang kamu miliki bukanlah cinta, tapi obsesi. Karena pada dasarnya cinta tidak mengenal pamrih. Kamu setia, kamu membantunya, agar dia tidak pernah sedikitpun merasakan kesedihan. Dan kebahagiaannya itu yang menjadi utama bagimu.

Lalu Apa yang Kamu Dapatkan? Senyumnya dan Perhatiannya Untukmu? Syukurlah Jika Dia Juga Membalas Perasaanmu

Yah, hidup itu sebenarnya adil lho, jika kita renungkan sekali lagi. Saat mungkin kamu tidak akan mendapatkan balasan dari cintanya. Kamu dapat melihat orang yang kamu kasihi bahagia. Dia juga merasa tenang dan terlindungi oleh kehadiranmu. Kamu tak pernah memaksanya untuk memilihmu, karena kamu tahu cinta itu tidak bisa dipaksakan. Kamu boleh menyukai siapa saja, tapi hak untuk menerima atau menolak tetap menjadi miliknya. Tapi siapa tahu, dia akan tahu ketulusanmu, pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal. Kamu dapat memilikinya, atau kamu mendapatkan orang lain yang lebih baik darinya.

Cobalah Lihat Sekelilingmu, Apa yang Akan Terjadi Saat Teman-temanmu Mulai Berpacaran

Sekali-kali janganlah kamu selalu melihat hal yang baik dan menyenangkan dari pacaran saat kamu memperhatikan teman-temanmu. Lihatlah bagaimana si gadis setiap hari menangis karena pacarnya sudah jarang memberikan kabar. Bagaimana si gadis terkadang kehilangan hal yang berharga, hanya karena ingin membuktikan betapa cintanya dia pada pacarnya. Dan bagaimana hancurnya kedua pasangan saat mereka harus berpisah. Terkadang hal yang negatif seperti itu harus kamu perhatikan sebagai salah satu hal yang harus diperhitungkan saat kamu mengajak orang yang kamu kasihi untuk berpacaran. Awalnya kamu ingin membahagiakannya, secara sengaja atau tidak pasti akan menyakitinya entah bagaimana awalnya nanti. Jadi akan lebih baik jika kamu pikirkan matang-matang. Toh, membahagiakannya dengan tidak menjadikannya pacarmu masih bisa kamu lakukan.

Mungkin Akan Sakit Saat Melihatnya Memilih Orang Lain, Tapi Jika Kamu Benar-benar Mencintainya, Kamu Pasti Akan Tetap Ada Untuknya

Melihatnya bersama orang lain, bergandengan tangan. Mungkin akan membuatmu begitu sakit dan putus asa. Tapi tunggu dulu. Jodoh masih ditangan Tuhan. Dan Tidak ada yang Tahu bagaimana akhir kisah cinta ini. Jadi jika kamu benar-benar mencintainya, kamu pasti akan tetap disampingnya. Menjaganya, jika kamu melihat pacarnya ingin melakukan hal yang jahat. Mengasihinya saat dia perlu bantuan. Dan menyediakan pundak untuknya setiap saat dia merasa sedih atau kecewa.

Dan Bila Kamu Yakin Sudah Bisa Membahagiakannya, Pegang Erat Tangannya dan Lamarlah Dia. Karena Orang yang Melamar Pasti Akan Menang Daripada yang Mengajak Keluar Setiap Malam Minggu

Kamu tidak ingin menyakitinya ketika ingin mengajak pacaran. Namun sekarang kamu sudah benar-benar siap untuk melamarnya dan membahagiakannya. Selama ini kamu hanya mampu mencintainya dalam diam, dan sekaranglah waktu yang tepat untuk mengunkapkan perasaan itu kepadanya. Bersikaplah optimis dan yakin jika dia akan menjadi milikmu. Selain karena kamu lebih serius kepadanya. Kamu juga selama ini selalu ada untuknya dan berusaha membahagiakannya. Dia akan memilihmu, bahkan mungkin menunggumu dengan semua kriteria itu. Karena yang mengajak keluar tiap malam minggu pasti akan kalah dengan orang yang langsung bertemu dengan keluarga dan melamar.






Share this:

  • Click to share on Twitter (Opens in new window)
  • Click to share on Facebook (Opens in new window)
  • Click to share on Google+ (Opens in new window)

Related

sumber : duapah

Komentar Facebook
Loading...
Loading...
loading...