Ketika Sudah Lama Berpacaran, Tanpa Disadari Beberapa Hal Penting Ini Sering Dianggap Sepele dan Diabaikan

Loading...



Ketika sebuah hubungan sudah berjalan cukup lama, ada banyak perubahan tentunya yang terjadi dari awal pacaran hingga sekarang. Termasuk hal-hal yang dulunya menjadikan pasangan dekat dan lengket, sekarang entah disadari atau tidak mulai jarang dilakukan. Sehingga membuat pacaran bukan lagi hal yang spesial, tapi tak lebih dari status dan komitmen saja.

Padahal jika diingat-ingat, beberapa hal inilah yang terkadang membuat kesan di hati pasangan, dan membuatnya percaya bahwa hatinya memang sudah benar diserahkan kepadamu. Dan mungkin saja jika tetap dilanjutkan maka hubungan akan tetap harmonis hingga menuju tahap yang serius.

Komunikasi dan Intensitas Pertemuan

Jika dulu diawal pacaran, kamu datang ke tempat pasangan kamu setiap hari. Maka sekarang ini kamu hanya datang jika dia memerlukanmu atau saat kamu memerlukannya. Hal ini akan membuat komunikasi secara langsung dengan pacar jadi berkurang. Ditambah lagi kamu juga sudah jarang menelepon, SMS atau chat sama dia lagi, dia pun juga sudah jarang untuk memberi kabar ke kamu setiap harinya. Sehingga tanpa sadar kalian seperti membuat tembok penghalang diantara kalian sendiri.

  • Jarang Komunikasi Tatap Muka Bisa Menghancurkan Hubungan
    Dalam sebuah hubungan, komunikasi adalah hal penting yang harus dijaga dan jangan sampai main rahasia-rahasiaan dengan pacar. Hubungan yang sudah lama terjalin kadang menganggap spele komunikasi secara langsung atau tatap muka. Padahal itu bisa berakibat fatal pada masa depan hubungan kalian. Tak jarang hancurnya sebuah hubungan yang sudah lama terjalin disebabkan telalu menyepelakan komunkasi secara langsung alias jarang ketemu. Jangan sampai kamu kehilangan orang yang kamu sayang hanya karena salah komunikasi atau dan paham karena jarang bertemu.

Memeluk, Menggandeng Tangannya, dan Mengucapkan Kata Sayang

Ketika kamu bertemu dengan pacarmu, mungkin yang kamu lakukan sekarang ini tak lebih dari sekedar menyapa. Saat jalan bersama kamu tidak lagi menggandeng tangannya. Hal ini karena kamu sangat yakin bahwa dia adalah milik kamu dan kamu tak perlu lagi melakukan beberapa hal romantis. Rasa bosan dalam sebuah hubungan memang tidak bisa dihindari. Tapi ingat, rasa bosan itu juga bisa melanda pacara kamu yang ujung-ujungnya dia beranggapan kalau kamu tidak lagi peduli padanya. Akhirnya, dia pun mulai berubah dan kehilangan rasa cintanya padamu.

Walaupun hanya menggandeng tangan, bagi pacar kamu itu adalah bukti bahwa kamu ingin selalu bersamanya dan menjaganya. Selain itu kehangatan dari telapak tangan membuat pasangan kamu nyaman dan lebih dekat secara emosional dengan kamu. Jadi jangan pernah lepaskan genggaman tangan kamu padanya. Dan jadikan dia selalu milikmu.

Kembali Ingatkan Komitmen dan Goals Relationship Itu

Mungkin terlihat memalukan dan agak sedikit menyebalkan jika kamu terus yang mengingatkan pada pasangan kamu tentang komitmen berpacaran. Tapi ternyata secara tidak langsung itu akan membawa dampak yang besar buat hubungan kalian. Dia akan ingat kembali pada komitmen hubungan untuk melangkah ke masa depan. Sehingga hubungan ini tidak terabaikan, malah jadi tujuan hidup dan prioritas kamu dan pasangan kamu. Selain itu, mengingatkannya pada komitmen sekaligus mengingatkan pada lembaran-lembaran memori masa lalu mengenai perjuangan kalian yang luar biasa dalam meneguhkan hubungan ini.

Sekali-kali Tetap Manjakan Dia Walaupun Sudah Sangat Mandiri

Memanjakan kekasih bukan berarti kamu menumbuhkan sifat kekanak-kankannya atau membuatnya luluh dihadapan kamu dengan berbagai warna-warni hadiah. Memanjakan pacar juga bukan berarti dia wanita matre yang ingin semua hal dikabulkan secara materi. Tapi, memanjakannya dapat kamu jadikan bukti bahwa dialah wanita yang benar-benar kamu cintai. Karena bagaimana pun, semandiri apa pun cewek pasti ingin dimanja.

Wanita juga ingin selalu mendapatkan limpahan kasih sayang, walau pun berpura-pura mampu melakukan semuanya sendiri. Jadi tetap manjakan dia sebagaimana mestinya. Jangan berpikir bahwa “pacarku harus mandiri dan aku sudah percaya dia akan mampu melakukan semuanya”. Jika itu yang kamu pikirkan sama saja kamu hanya memikirkan dirimu sendiri dan tidak peduli apa pun yang terjadi dengan orang yang katanya kamu cintai itu.






Share this:

  • Click to share on Twitter (Opens in new window)
  • Click to share on Facebook (Opens in new window)
  • Click to share on Google+ (Opens in new window)

Related

sumber : duapah

Komentar Facebook
Loading...
Loading...
loading...