Sampai hati kau tolak cintaku, jujur saja aku tidak terima atas segala perbuatanmu padaku saat ini. Kau beri aku harapan, kau terima semua kebaikanku, kau terima semua perhatianku lalu seenaknya kamu menolak cintaku.
Bukankah sudah sejak awal aku katakan semua yang akul akukan denganmu, semua yang aku berikan dan aku korbankan untukmu atas dasar cinta atas dasar karena aku jatuh cinta pada dirimu. Mengapa sekarang kamu pura-pura tidak tahu semuanya, sungguh sikapmu yang begituh angkuh untuk kucintai itu membuatku semakin kesal padamu.
Lalu maafkan aku jika pada akhirnya aku harus bersikap tegas mengambil langkah sedikit memaksa dirimu untuk jatuh cinta pada diriku. Benar aku terlalu percaya diri bahwa diriku mampu membuatmu jatuh cinta padaku meskipun saat ini kamu tidak cinta aku.
Aku Tahu Betul Bagaimana Tentang Dirimu yang Sebenarnya Melebihi Orang Lain
Aku bisa percaya diri suatu saat mampu menkalukkan hatimu yang sangat angkuh itu karena aku tahu betul sepenuhnya tentang dirimu. Aku tahu kamu membutuhkanku makanya kamu tidak pernah pergi dari diriku meski kamu sebenarnya bisa menemukan banyak wanita-wanita yang seperti kamu inginkan di luar sana.
Pada Saatnya Nati Kamu Akan Menerima Cintaku Padamu
Lihat saja nanti akan kubuat kamu dengan sepenuh hati menerima cintaku padamu tanpa harus menyakiti hatiku. Silahkan kamu mencari cinta yang lain untuk saat ini di luar sana untuk kamu bandingkan cintanya siapa yang paling tulus padamu, cintanya siapa yang paling bisa membuatmu untuk tetap bertahan dalam setiap keadaan. Setelah itu kamu boleh kembali padaku kamu tak perlu memohon karena aku tak perlu mendengarkan itu.
Sungguh Aku Hanya Berniat Membuatmu Cinta Padaku Tapi Tidak Untuk Menerima Cintamu
Setelah ditolak olehmu lalu tetap mati-matian berusaha mendapatkan cintamu, sungguh aku tidak bermaksud ingin memilikimu. Aku hanya memiliki keingin untuk membuat kamu jatuh cinta padaku saja.
Sesekali aku ingin kamu merasakan bagaimana rasanya jatuh cinta yang benar-benar jatuh cinta tapi cintamu tidak dihargai. Agar kemudian hari kamu tidak dengan mudahnya dan sesuka hatimu mempermainkan hati wanita.
Aku Tidak Bermaksud Balas Dendam, Hanya Saja Aku Merelakanmu Saat Aku Sudah Memenangkan Hatimu
Tidak pernah sekalipun aku memiliki niat untuk balas dendam atau menjadi jahat padamu. Hanya saja aku memilih menyerah saat aku berhasil mendapatkan cintamu. Aku hanya baru akan merelakanmu saat kamu benar-benar jatuh dalam pelukanku. Saat aku yakin telah memangakan hatimu dari dirimu sendiri yang selalu akuh saat kuberi cinta yang tulus.
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah
