Apa kabar hatiku yang masih jatuh cinta pada seseorang yang tidak mencintaimu apakah kamu masih belum lelah? tidakkah kamu ingin berhenti? aku sudah bosan mengikuti mau, bolehkan sekarang aku mengambil alih atas dirimu?sebenarnya aku tidak perlu menunggu persetujuanmu untuk mengambil alih atas dirimu sendiri.
Kuberi batas waktu untukmu jika masih bersikeras ingin mengejarnya, tapi jika waktu yang kuberi telah habis dan kamu masih belum juga bisa mendapatkan hatinya, suka tidak suka, kamu harus pergi, bukan hanya pergi tapi menghilang, menghilang yang tidak bisa melihatnya lagi, menghilang yang tidak bisa menyapanya lagi dan tidak bisa ditemukan lagi sekalipun ia mencari keberadaanmu. Kamu sudah terlalu lama ada dalam rasa yang tidak memberikanmu keuntungan apa-apa selain boleh menelan sakit setiap waktu.
Tidakkah Kamu Mau Menerima Kenyataan Bahwa Dia Memang Tidak Pernah Melihat Cintamu
Kamu tahu bukan kalau seseorang yang kamu kejar-kejar sampai kamu tidak peduli dengan dirimu itu tidak pernah menaru hati padamu? Kamu bisa melihatnya sendiri, kamu bisa melihatnya langsung. Lalu apa yang masih kamu harapkan lagi? Apa yang ingin kamu pertahankan? yang mana, apanya? Terimalah kenyataan bahwa dia tidak mencintaimu mengapa masih bersikeras memperjuangkannya?
Lihat Dirimu! Kamu Tampak Menyedihkan Dan Tampak Tak Punya Harga Diri, Tidakkah Kamu Merasa Malu?
Heemm jatuh cinta pada seorang dia saja lihat dirimu seperti apa!, berkacalah pada cermin besar! tidakkah kamu melihat betapa begitu menyedihkannya dirimu. Kamu tampak tidak berharga sampai-sampai aku ingin menertawaimu sendiri. Mengapa begitu murahannya dirimu di hadapannya? Tidakkah kamu mersa malu atas keadaanmu saat ini?
Mengapa Menagisi Seseorang yang Sama Sekali Tidak Pernah Melihatmu, Mengapa Masih Tetap Memperjuangkannya?
Mengapa menagisi seseorang yang tidak pernah sekalipun melihatmu? sebenarnya kamu memang tidak tahu atau memang kamu bodoh? Sudah tahu kamu tak pernah ada di hatinya mengapa repot-repot melakukan banyak perjuangan.
Tidak ada yang dapat melihat seberapa besar perjuanganmu itu, kecuali dirimu sendiri? Percuma bukan sekalipun perjuangamu itu layak untuk dianugrahi penghargaan. Berhentilah memperjungkan hatinya, berhentilah sebelum aku menghentikanmu secara paksa.
Tidakkah Kamu Meresa Kelelahan, Apakah Kamu Masih Punya Tenaga Untuk Mengejarnya?
Terus-terusan mengejarnya yang tak pernah sedikitpun berhenti menemui hatimu atau memberikan kesempatan untuk melihat seberapa besar cintamu, tidakkah kamu merasa kelelahan? Tidakkah kamu ingin berhenti sejenak?
jika masih tetap memaksa untuk mengejarnya apakah kamu masih memiliki cukup banyak tenaga untuk mengejarnya, apakah kamu masih memiliki banyak waktu untuk kamu pergunakan mengejarnya? Ingatlah waktumu itu ada batasanya, tenagamu itu tidak akan pernah bisa kamu selalu isi penuh usiamu yang menuntut untuk itu.
Aku Berikan Kamu Batas Waktu Untuk Tetap Memperjuangkannya, Jika Tetap Tak Bisa Membuat Dia Jatuh Hati Padamu Maka Pergilah
Baiklah jika tetap bersikukuh untuk memperjuangkannya aku berikan batas waktu untukmu mengejarnya. Kamu boleh memanfaatkan waktu yang kuberikan itu, kamu boleh lebih gila lagi melebihi saat ini, kamu boleh membuat dirimu lebih rendah lagi melebihi saat ini hanya demi memperjuangkan cintamu itu.
Tapi jika nanti batas waktu itu sudah habis maka aku akan me ngambil alis atas dirimu, aku akan membawamu pergu jauh darinya, menghilang darinya, yang tidak dapat menyapanya lagi, mebnemuinya lagi, mendengar suaranya, pergi yang benar-benar tidak akan pernah bisa membuatnya menemukanmu lagi, pergi yang tidak bisa membuatmu mencarinya lagi.
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah
