Putus adalah hal yang paling menyakitkan dalam suatu hubungan. Kata lain dari berpisah ini, mau tidak mau terkadang akan terjadi karena ada banyak faktor yang menyebabkan hal itu. Menjalin hubungan adalah menyatukan 2 kepala berbeda yang pastinya menimbulkan banyak perbedaan hingga pertengkaran. Banyak orang yang tidak bisa menerima 'kata putus' sampai nekat melakukan berbagai hel nekat.
Padahal putus cinta bukan akhir dari segalanya, kamu masih bisa menjalani hidup lebih baik dan mengejar mimpi-mimpimu. Jika kamu tidak siap diputusin sementara hubungan kamu dengan kekasihmu sudah mulai tidak sehat. Maka, terkadang mengucapkan kata 'putus' terlebih dahulu akan sedikit membantu rasa sakitmu. Tapi sebelum itu kamu harus tahu, kalau pacarmu sudah mulai memberi tanda-tanda mau putus.
Awalnya Ketika Komunikasi Dengannya Mulai Jadi Hambar dan Tidak Ada Kenyamanan Disana
Secuek apapun orang yang mencintaimu, dia akan tetap memperhatikan kamu ketika kamu berbicara. Setidaknya untuk menghargai kamu. Tapi ketika pacar kamu ingin putus darimu, dia merasa seakan waktu berjalan begitu lama saat bersama kmu. Semua obrolan dianggapnya hanya buang-buang waktu. Sudah tak ada lagi keistimewaan saat bersamamu. Kamu yang merasa sikap pacar kamu berubah seperti ini, sudah saatnya mengambil ancang-ancang untuk menyatakan kata putus. Kamu tetap harus tegar dan jangan sampai terlihat lemah di depannya. Usahakan tetap stay cool dan bersikap biasa aja.
Semakin Lama Dia Mencoba Menghindari Kamu dan Jarang Menelepon atau Bertemu
Tidak ada lagi telpon, SMS, chat atau pun bertemu adalah pertanda bahwa dia sudah mulai menjauh dan ingin pergi dari kehidupan kamu. Dia belajar memposisikan diri untuk bisa hidup tanpa kamu lagi. Kamu harus waspada jika pacar kamu melakukan hal ini. Jika memang dia mempunyai gelagat menjauh dan susah untuk kamu hubungin. Kamu hindari untuk bertanya 'ada apa?'. Kamu bisa memanfaatkan waktu itu untuk lebih berkosentrasi dengan teman-temanmu dan mimpi-mimpi kamu. Jadi kalau memang dia meminta putus kamu punya banyak kesibukan lain untuk bisa kamu kerjakan dan otomatis siap buat move on dari dia.
Dia Sudah Mulai Tak Peduli Sama Kamu Lagi dan Berusaha Buat Kamu Benci Sama Dia
Susah ditelepon dan susah diajak ketemuan, akhirnya kamu mutusin buat langsung ketemu dia di rumahnya. Kamu datang kerumahnya dengan harapan dia akan meminta maaf sama kamu. Tapi dia malah bersikap tenang-tenang saja seperti tak punya kesalahan apa-apa. Maka sadarilah, bahwa kamu sudah dianggap tidak terlalu berarti lagi buatnya. Kalau sudah tahu kenyataannya seperti itu maka bersiap-siaplah untuk mengutarakan kata putus, sebelum dia mengatakan duluan.
Kata Putus Memang Menyakitkan, Tapi Kamu Harus Meminimalisirnya dengan Cara Mengatakan Putus Duluan
Ketika hubungan sudah tidak bisa dipertahankan lagi dan kamu sudah lelah berjuang untuk mengembalikan hubungan itu seperti semula tapi dia tidak ada keinginan untuk memperbaiknya. Maka sudah seharusnya kamu menentukan sikap. Saat pacar kamu mulai tidak tenang dan dia seperti ingin mengungkapkan sesuatu. Biasanya dimulai dengan kalimat "Maaf sayang, sebenarnya aku pengen ngomong sama kamu soal hubungan kita. Tapi Aku takut nyakitin kamu…." Sebelum kalimat itu berlanjut hingga akhir, kamu bisa menyetopnya dan dan menarik napas lebar-lebar. Lalu katakan PUTUS dengan tegas.
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah
