Aku tidak tahu sudah berapa tahun lamanya kita berpisah, aku rasa masih belum lama, karena aku masih mengingat wajahmu. Hanya saja perpisahan kita terasa begitu lama karena aku sudah tidak lagi mengagumimu seperti yang dulu.
Malam itu saat kita tidak sengaja bertemu, kamu masih sama seperti yang dulu. Selalu menyapaku terlebih dahu, dengan suara lembutmu. Walaupun sudah tak ada lagi rasa suka ini, namuan aku akui aku masih mengagumi.
Kamu Masih Sama Seperti Dulu, Sangat Tahu Bagaimana Harus Memperlakukan Wanita
Tidak berubah, kamu masih sama persis saat masih bersamaku dulu. Paling tahu bagaimana memperlakukan wanita, tak heran jika banyak yang mengagumimu sampai detik ini. Aku masih ingat kengan dulu dimana keramahanmu itu membuatku mudah cemburu pada banyak wanita.
Pertemuan Malam Itu Membuatku Kembali Ingin Tahu Tentang Bagaimana Kamu Selama Kita Berpisah
Sebenarnya kenangan tentangmu sudah lama aku lupakan, namun malam itu saat kamu tersenyum manis menyebut namaku dengan suara lembutku, membuatku ingin tahun tentang bagaimana kabarmu selama tak bersamaku, selama kita berpisah. Aku tahu diantara kita sudah tak lagi ada hubungan kecuali 'mantan' hanya saja melam itu membuatku benar-benar penasaran padamu.
Dan Kini Aku Tidak Percaya Jika Pertemuan Yang Hanya Sebentar Itu, Menyisakan Rindu Kembali
Pertemuan malam itu mendatangkan kembali akan kenangan yang sungguh tidak terabaikan itu. Lahi-lagi merindukanmu, wajahmu seolah menjadi candu untuk kembali menghidupkan jiwa-jiwa merindukan hangatnya keramahanmu.
Sebenarnya Malam Itu Aku Sangt Ingin Mengobrol Lama Denganmu, Hanya Saja Tidak Mungkin Karena Sudah Tak Lagi Ada Yang Perlu Kita Bicarakan
Sebenarnya malam itu aku sangat ingin berlama-lama ngobrol kembali denganmu. Hanya rasanya sudah terlalu canggung untuk saling bertanya lebih jauh keadaan kita. Tidak mungkin kita sama-sama saling membicarakan kenangan kita yang telah lalu itu. Itu hanya akan menunjukkan bahwa kita tidak saling melupakan satu sama lain. Walaupun sebenarnya aku sangat ingin menyakannya, hanya sekdar ingin tahu kabarmu saja.
Hai Lelaki yang Dengan Lembutnya Memanggil Namaku, Kamu Masih Menjadi yang Terbaik
Kini setelah malam itu aku sangat ingin kembali menyapamu, ada sedikit sesal di hatiku kanapa malam itu tidak basa-basi saja menanyakan kabarmu selama kita sudah tak lagi memiliki hubungan. Sesekali aku ingin menyampaikan sesuatu yang luar biasa tentangmu, iya tentang kamu yang masih menjadi seseorang terbaik yang pernah aku kena.
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah
