Cinta adalah sesuatu yang tidak dapat dijelaskan, karena ia selalu unik dan selalu memiliki artian yang berbeda. Tidak ada yang tahu kapan datangnya cinta dan kapan ia akan menghilan, entah hilang tanpa meninggalkan bekas, entah hilang dengan meninggalkan kenangan indah atau meninggalkan kenangan yang menyakitkan.
Ketika cinta sudah akan datang tidak ada yang bisa menolaknya, semua orang tidak akan pernah punya kuasa untuk menahan dan menolaknya. Begitu juga saat cintamu mulai menyapa hatiku, saat itu juga aku tidak bisa mengendalikan hatiku.
Hatiku serasa bebas untuk kapanpun merindukan kamu. Tidak peduli kamu melarangnya, tidak peduli kamu mengacuhkannya, tidak peduli kamu menyakiti, tidak peduli kamu membuatku menagis hatiku tetap tidak peduli dan memilih untuk tetap jatuh cinta padamu.
Apapun Yang Dilarang Memang Terasa Seperti Candu, Hatiku Terus Menggilaimu
Semakin aku melarang hatiku untuk tidak mencintaimu, rasa cintaku padamu malah semakin bertamba dan bertambah lagi. Aku akan merasa kangen untuk mencintaimu, rasanya jika aku tidak mencintai kamu maka aku akan merasakan banyak hal yang terasa sangat mengganggu untuk diriku sendiri.
Cinta Ini Terasa Begitu Manis, Bagaikan Permen, Hingga Patah Hati Yang Menunggu Di Depan Mata Tidak Terlihat
Meski lebih banyak merasa sakit tapi bahagia sedikit yang kamu ciptakan entah karena kepura-puraan atau keseriusan itu membuatku benar-benar merasa bahwa cinta itu sangat manis. Entahlah bahagia yang hanya sekejab itu mampu menutupi rasanya patah hati yang sedang menungguku ketika waktu mersakan manisnya cintamu itu selesai.
Aku Tahu Jatuh Cinta Padamu Sama Saja Dengan Membuatku Merasa Patah Hati Dengan Sengaja
Aku tahu kamu tidak mengncintaiku sebagaimana aku mencintaimu, aku tahu kamu tidak akan peduli padaku saat menemukan kebahagian lain, tapi tetap saja hatiku ingin menyatu dan menunggu cintamu. Ini seolah membuatku dengan sengaja membiarkan hatiku patah hati karena aku tahu kalau pada akhirnya aku akan patah hati.
Tapi Tidak Mencintaimu Seolah Akan Membuatku Lebih Sakit Dari yang Sekarang Ini Aku Rasakan
Namun apalah daya jika rasanya tidak mencintaimu terasa lebih menyakitkan melebihi sakit yang kurasakan saat ini. Aku tahu mencintaimu aku sakit hati tapi tidak mencintaimu rasanya akan lebih sakit lagi. Rasanya aku akan kelimpungan bila tak mencintaimu.
Seandainya Bisa Memaksakan Hati Ini, Aku Ingin Memaksanya Untuk Tidak Jatuh Cinta Padamu
Seandainya bisa dipaksakan, aku sangat ingin memaksa hatiku untuk tidak jatuh cinta padamu. Jatuh cinta padamu hanya akan membuatku menemukan kesulitan-kesulitan yang aku ciptakan sendiri.
Seandainya Ada Satu Permohonan Yang Sangat Ajaib Diberikan Padaku, Aku Akan Lebih Meminta Agar Aku Bisa Melupakanmu Bukan Memintamu Untuk Cinta Padaku
Seandainya aku memang diberikan kesempatan untuk meminta satu permintaan dan akan langsung dikabulkan, maka aku tidak akan meminta agar kamu juga menjadi suka padaku. Aku akan lebih memilih untuk meminta agar hatiku bisa melupakanmu. Karena mencintaimu itu adalah sebuah resiko, resiko yang akan membuatku lebih banyak merasa sakit.
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah
