Sebenarnya kamu sudah merasa lelah jatuh cinta pada dia yang tak pernah mengerti perasaanmu. Sebenarnya kamu juga sudah merasa lelah selalu mengejar-ngejar dia.
Ingin pergi, kamu sudah sangat ingin pergi rasanya, hanya saja kamu merasa takut. Kamu takut ketika kau memutuskan untuk pergi tapi dia tak merasakan kehilanganmu, dan itu rasanya seperti nyata bahwa memang selama ini keberadaanmu tak pernah diharapkannya. Kau sangat ingin menolak kenyataan itu bukan?
Kau Masih Saja Terus Mengharapkannya, Padahal Kau Tau Dia Tak Pernah Peduli Pada Apa Yang Kamu Rasakan
Temperature of Love via dramabeans.com
Selama ini besarnya cintamu pada dia membuatmu mau menunggun dan selalu bisa berharap padanya.
Meski sebenarnya kamu menyadari betul bahwa dia tak pernah peduli pada apa yang kamu rasakan.
Bukannya Tak Bisa Pergi, Hanya Saja Kau Takut Dia Tak Akan Merasa Kehilangamu Saat Kau Meninggalkannya
Temperature of Love via dramabeans.com
Bukannya tak bisa pergi, bukannya tak ingin menjauh, bukannya tak ingin menghilang dari dekatnya.
Hanya saja setiap kali kamu memutuskan untuk pergi kamu takut dia tidak merasa kehilanganmu, kamu takut dia tidak mencarimu.
Kamu sangat takut menerima kenyataan kalau dia sebenarnya memang gak bakalan merasa kehilanganmu, makanya kau memilih tetap bersmanya meski menyakikan.
Kamu Lebih Memilih Bertahan Didekatnya, Setidaknya Meski Menyakitkan Kamu Masih Bisa Melihatnya
Temperature of Love via dramabeans.com
Atas dasar berbagai pertimbangan yang menyakitkan, kenyataan dan bahkan ketidak mungkinan kau memutuskan memikih untuk tetap bersmanya, didekatnya.
Pilihan itu kamu pilih setidaknya meski menyakitkan paling tidak kamu bisa melihatnya, berada didekatnya dan melanjutkan memperjuangkan cintanya.
Kau Hanya Merasa Benar-Benar Ingin Pergi Dan Bertekat Melupakannya Saat Kau Kecewa Ternyata Kau Bukanlah Apa-apa Bagi Dirinya
Temperature of Love via dramabeans.com
Kau baru akan merasa ingin menyerah pada cintanya, berhenti memperjuangkannya dan berhenti mencintainya saat kamu merasa kecewa bahwa kenyataannya kamu bukanlah apa-apa bagi dirinya, keberadaanmu adalah sesuatu yang biasa bagi dirinya.
Bahwa kenyataannya kau bukanlah sesuatu yang sepesial baginya dan apa yang telah kamu lewati bersamanya selama ini baginya adalah sesuatu yang biasa-biasa saja.
Namun semua keinginanmu itu segera hilang saat kau bertemu dengannya dan dia bersikap sedikit manis padamu.
Sedikit Senyum Darinya Sudah Membuat Kamu Pikir Dia Peduli, Sedikit Kabar Darinya Sudah Membuat Kamu Terlen Dan Semua Yang Sedikit Itu Sudah Membuat Kamu Bahagia
Temperature of Love via dramabeans.com
Kau terlalu berharap hingga terlalu menyakitkan bagimu, sedikit senyuman darinya sudah membuatmu berpikir bahwa dia peduli padamu, padahal kenyataannya tidak.
Hanya sesikit saja dia mengabarimu atau menyapamu kau sudah terlena dan semua yang sedikit saja itu membuatmu bahagia, bahagia sendirian, hingga akhirnya kau merasa ingin selalu ada didekatnya meski keberadaanmu tak pernah dianggap spesial baginya.
Share this:
- Click to share on Twitter (Opens in new window)
- Click to share on Facebook (Opens in new window)
- Click to share on Google+ (Opens in new window)
Related
sumber : duapah
